Kabupaten Bima dan Potensinya

Salah satu kawasan wisata di perairan sekitar Kabupaten Bima. (Foto: Pemkab Bima)

Bima- Seperti banyak tempat yang ada di Indonesia, Kabupaten Bima juga tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Wisatawan bisa berkunjung dan memilih beragam destinasi wisata di Kabupaten Bima dengan budayanya memang menarik untuk pariwisata.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Dahlan H Muhammad, setidaknya ada 10 destianasi wisata yang ada di Kabupaten Bima.  Ia menyebutkan. terdapat 10 destinasi yang diunggulkan di antara 150 obyek wisata yang ada di sana. Beberapa waktu lalu, Dahlan juga menjelaskan bahwa kondisi wisata di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak kalah dengan daerah lain.

“Bima ini termasuk daerah transit dari dan ke Taman Nasional Komodo melalui Selat Sape dan Gunung Sangeang,” ucapnya.

Selain itu, Kabupaten Bima juga memiliki Pantai Wane yang berjarak sekitar 6 kilometer dari Bandara Sultan Muhammad Salahudin, yang merupakan alternatif bermain surfing setelah Lakey di Kecamatan Huu Kabupaten Dompu. Di sana pun ada delapan akomodasi yang bisa dikunjungi wisatawan, di antaranya Tenggara Point Lodge.

Potensi Wisata

Di Kabupaten Bima, beberapa potensi wisata yang memiliki bangunan tradisional Uma Lengge ada  di Desa Adat Desa Maria Kecamatan Wawo. Uma Lengge adalah tempat menyimpan hasil pertanian.

Sebagai kawasan yang tercantum berdekatan dengan Taman Nasional Komodo sesuai Peraturan Presiden Nomor: 32 Tahun 2018, Sape dan Lambu berpotensi pula menarik wisatawan karena lokasinya berdekatan dengan taman nasional tersebut. Di Selat Sape juga ada Gili Banta dan Lara Wensi.

Di bagian timur Kabupaten Bima ini juga memiliki Pantai Pink di Kecamatan Lambu depan Selat Sape. Kemudian kawasan Torombala di ujung timur Pulau Sumbawa yang terdapat batu-batuan tersusun seperti Candi.  Lainnya adalah gugusan Pulau Kelapa dan Gunung Sangiang.

“Di Sangiang ini setiap bulan Agustus ada lomba perahu layar lebar,” ujar Dahlan. Pulau Sangiang juga merupakan lokasi pembuatan perahu pinisi, selain di Bulukumba, Sulawesi Selatan.