Keberhasilan Dana Desa Kabupaten Dompu Tingkatkan Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Dompu menggelar Kegiatan Festival Budaya Penguatan Pranata Adat, bekerja sama dengan Kemendes PDTT, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan Kementerian Sosial, di Lapangan Beringin Kabupaten Dompu. (Foto: Pemkab Dompu)

Dorotangga, Dompu – Keberhasilan pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam pengelolaan dana desa dapat meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan bagi seluruh elemen masyarakat desa dan pemerintah kabupaten. Ini disampaikan oleh Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu (PDTU) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Aisyah Gamawati dalam acara Festival Pranata Adat dan Budaya di Kabupaten Dompu.

Aisyah menyampaikan rasa bangganya kepada pemerintah daerah dan pemerintah desa di Kabupaten Dompu atas keberhasilan pengelolaan dana desa. Menurutnya, semua elemen yang ada bisa dengan damai bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Dompu. “Keberhasilan pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam pemanfaatan dana desa dapat meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan bagi seluruh elemen masyarakat desa dan pemerintah kabupaten,” terangnya, dilansir dari laman resmi Pemkab Dompu.

Aisyah berharap, melalui kegiatan kebudayaan semacam ini dapat mewujudkan dan mengaktifkan kembali forum diskusi desa untuk mewujudkan ketahanan sosial maupun ketahanan ekonomi, yang merupakan amanat nawa cita pertama, yaitu menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara. Serta nawa cita ketiga, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Sementara itu, Bupati Dompu Bambang M. Yasin mengucapkan terima kasih kepada Dirjen PDTU yang telah memilih Kabupaten Dompu sebagai lokasi diselenggarakannya kegiatan penguatan pranata adat tahun 2019. Hal itu menurutnya merupakan salah satu bentuk perhatian yang luar biasa dari pemerintah pusat untuk masyarakat Dompu.

“Kegiatan festival budaya ini diharapkan menjadi ajang untuk menggali, mengembangkan nilai seni budaya serta melestarikan dan memelihara khasanah budaya bangsa,” tutur Bupati.

Pemdes Bisa Kerja Sama dengan Universitas Setempat

Keberhasilan dana desa yang dirasakan masyarakat tidak terlepas dari peran pemerintah desa, dalam hal ini kepala desa. “Dana desa ini dianggap berhasil oleh Presiden Joko Widodo. Beliu menginstruksikan kepada saya buat RPJMN bahwa dana desa dari Rp 257 Triliun menjadi Rp 400 Triliun selama lima tahun hingga 2024. Kenapa? Karena kerja keras kita belum selesai. Kalian bisa jaga dengan baik,” Seru Mendes PDTT Eko P. Sandjojo.

Dengan keberhasilan dana desa dalam bidang infrastruktur, Mendes PDTT mulai mengimbau untuk membangun ekonomi dan sumber daya manusia. Pemerintah, lanjutnya, memiliki lembaga beasiswa seperti LPDP, Bidik Misi, dan lain-lain. Ia berpesan agar sebagian dana desa digunakan untuk bimbingan belajar, bekerja sama dengan universitas setempat. “Dana desanya pakai buat bimbel, sehingga anak-anak desa bisa bersaing dengan anak kota, sehingga bisa dapat beasiswa dan belajar hingga keluar negeri,” tegas Eko.

Untuk lebih mengembangkan kualitas SDM, Kemendes PDTT juga pada akhir Maret lalu mengirimkan sebanyak 40 kepada desa untuk belajar ke luar negeri. “Mudah-mudahan dalam kuartal pertama bisa kirim 1000 kades,” ujarnya optimis.

Selanjutnya, Eko juga berpesan jika ada aturan-aturan yang dirasakan masih menghambat, sampaikan ke ketua asosiasi-asosiasi, kemudian berikan kepada Mendes PDTT dan Menteri Dalam Negeri. “Desa sudah dihargai dunia, di-expose media asing dan jadi contoh 23 negara. Tolong dijaga dana desanya untuk pemberdayaan masyarakat dan ekonomi,” pesannya.