Bunda PAUD dan Pengurus Himpaudi Kabupaten Sumbawa Dikukuhkan

Pengukuhan Bunda PAUD se-Kabupaten Sumbawa oleh Bunda Paud Provinsi Nusa Tenggara Barat di Kantor Bupati Sumbawa. (Foto: sumbawakab.go.id)

Sumbawa Besar – Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, dan Desa se-Kabupaten Sumbawa resmi dikukuhkan oleh Bunda PAUD Provinsi Nusa Tenggara Barat Niken Saptarini Widyawati Zulkiflimansyah, Kamis (2/5/2019). Pengukuhan yang digelar di Kantor Bupati Sumbawa itu ditandai dengan penyematan pin dan pengukuhan pengurus  Himpaudi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Sumbawa oleh Ketua Himpaudi Provinsi NTB.

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Rasyidi menyampaikan, pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mendesain sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan kabupaten/kota layak anak (KLA), yang bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Sehingga pemenuhan hak-hak anak Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumbawa dapat lebih dipastikan.

“Masa usia dini merupakan masa yang penting, di mana pada masa itu anak-anak memperoleh perkembangan yang sangat pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Maka perlu mendapat penanganan  sedini mungkin,” katanya.

Peluncuran Program PAUD-HI

Tidak hanya pengukuhan, dalam acara tersebut juga terlesenggara peluncuran program PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI). Program ini diharapkan dapat mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan agar kelak pertumbuhan anak-anak bisa maksimal, baik secara fisik maupun secara psikologi.

Niken menyampaikan, hal terpenting dari program PAUD-HI adalah koordinasi di antara para stakeholder pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan koordinasi para stakeholder diharapkan dapat terus ditingkatkan secara rutin, baik dalam perencanaan maupun implementasi program, dan peran seluruh pemangku kepentingan.

Pendidikan menurutnya adalah kunci dari pembangunan. Hadirnya PAUD sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memastikan agar anak-anak usia 0-6 tahun mendapatkan pendidikan layanan dasar minimal 1 tahun di PAUD, patut didukung dan disukseskan untuk dapat menampilkan PAUD yang berkualitas di Kabupaten Sumbawa.

Dirinya berharap, PAUD Kabupaten Sumbawa dapat meraih kesuksesan dan menjadi contoh Kabupaten/Kota lain di Provinsi NTB. Mengingat dukungan PKK begitu luar biasa untuk peningkatan PAUD di Kabupaten Sumbawa, diharapkan peran dasawisma dapat menjadi pilot project di tengah masyarakat, sehingga dapat bersinergi dengan pusat kesehatan, dengan mengajak dan memastikan semua warga datang ke posyandu.

“Karena anak adalah investasi kita di masa yang akan datang, maka menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikannya lebih berkualitas, sehingga mereka bisa menjadi modal pembangunan. Dan sebagai seorang ibu harus mampu menjalankan tugasnya dengan baik, karena anak-anak kita harus mempunyai dasar dan bekal yang kuat, sehingga dapat menjadi elang dan dapat terbang ke seluruh dunia”, ungkapnya.