500 Ribu Pohon Disiapkan Untuk Hutan Gundul

Pemkab Dompu merencanakan melakukan penghijauan pada 2018 dengan menyedikana 500.000 pohon. (Sumber: Pemkab Dompu).

Dompu, SUMBAWADAILY.COM ** Pemerintah Kabupaten Dompu merencanakan program penghijauan pada 2018 nanti. Sekitar 500.000 pohon akan disiapkan untuk mengembalikan sejumlah lahan hutan yang rusak akibat penggundulan.

Dilansir dari laman resmi Pemkab Dompu, saat ini pemerintah setempat telah mendesain program penghijauan itu dengan memanfaatkan pohon-pohon produktif yang memiliki nilai jual tinggi. Beberapa jenis pohon yang akan ditanam di antaranya adalah sengon, rambutan dan durian.

“Kita akan menanam 500 ribu pohon atau benih yang sudah tersedia di Manggelewa untuk ditanam di tempat-tempat yang sekarang jadi bermasalah,” kata Bupati Dompu, Bambang M. Yasin, seperti dikutip situs tersebut.

Untuk menyukseskan program penanaman pohon tersebut, pihaknya masih mencarikan formula yang lebih tepat untuk mengembalikan fungsi hutan yang terlanjur rusak. Menurutnya warga yang terlibat penggundulan hutan juga mempunyai tanggung jawab untuk mereboisasi kembali dan tetap mendapatkan manfaat dari apa yang dlakukannya. “Tapi, kami akan cari dasar hukumnya,” ujar Bupati.

Dia berharap formasli itu nantinya mampu mengembalikan fungsi hutan yang sudah terlanjur digunduli warga. Kegiatan juga dapat berjalan dengan baik untuk keberlanjutan generasi ke depan.

Disampaikan di situs tersebut, beberapa waktu lalu muncul Program Pijar yang bermetamorfosis menjadi Program Terpijar bidang penanaman jagung. Program tersebut ditujukan untuk masyarakat tani dengan memanfaatkan lahan yang selama ini tidak dimanfaatkan.

Namun, keberhasilan program jagung yang telah menjadi lokomotif penurunan angka kemiskinan di Bumi Nggahi Rawi Pahu telah menghipnotis masyarakat untuk melakukan pengembangan lahan.

Tidak tanggung-tanggung, hutan lindung dan hutan tutupan negara yang dahulunya ditumbuhi pepohonan hijau, dibabat warga dengan alasan menanam jagung untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi rumah tangga.

Kondisi rusaknya hutan pun dibenarkan Bupati Dompu. “Iya Benar ada banyak hutan yang gundul, kalau kita mau saling menyalahkan tidak ada yang salah, salah kita semua,” ungkap dia, belum lama ini.