Rektor UNSA Tantang Mahasiswa Munculkan Ide Kreatif

Rektor Universitas Samawa (UNSA), Syaifuddin Iskandar saat membuka kegiatan workshop penulisan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). (Sumber: UNSA).

UNSA, SUMBAWADAILY.COM ** Dorong kreativitas mahasiswa, Rektor Universitas Samawa (UNSA), Syaifuddin Iskandar, menantang mahasiswanya untuk menciptakan produk penelitian yang lain dari pada yang lain.

Dilansir dari laman resmi situs UNSA, saat membuka kegiatan workshop penulisan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), dia bahkan memancing dengan ide yang cukup aneh.

“Kalau ada yang mampu memformulasikan kentut manusia menjadi obat bius, ini memang jorok tapi akan prestisius. Selama ini kalau mau operasi kan disuntik dulu bius dan sakit. Coba diramu kentut itu bisa dijadikan bius yang hanya dihirup langsung pingsan, kan efisien,” kata Syaifuddin seperti dikutip situs tersebut.

Ide yang sepintas tidak wajar itu sempat memancing gelak tawa dosen lain dan mahasiswa peserta workshop. Namun Syaifuddin tidak menghiraukannya. Dia terus melanjutkan penjelasannya. Menurutnya bahan formula bius dari kentut manusia tersebut dapat dicampur dengan bahan lain, asal bukan bahan narkoba.

Disampaikan saat ini UNSA merupakan perguruan tinggi swasta (PTS) berstatus grid 3 dalam hal PKM. Jumlah proposal PKM yang sudah tercipta sebanyak 150 hingga 175 proposal. Berbagai proposal PKM yang diajukan mahasiswa UNSA mampu bersaing di tingkat Nasional. Beberapa bahkan masuk dalam 20 besar yang bersaing dengan perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Pulau Jawa.

Workshop penulisan proposal PKM tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas riset mahasiswa dan dosen untuk mempersiapkan PKM tahun anggaran 2018. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Sri Bonyo UNSA belum lama ini.

Pemateri yang terlibat adalah Rektor UNSA, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Tim Reviewer UNSA. Sedangkan untuk peserta workshop adalah para mahasiswa yang dipersiapkan untuk mengikuti PKM.