Proyek Pembangunan Dam Kapao Telan Dana Tak Sedikit

Walikota Bima, Quraish H. Abidin meninjau langsung pengerjaan tiga proyek yang rencananya untuk relokasi warga pemilik rumah di bantaran sungai. (Sumber: Pemkot Bima).

Bima, SUMBAWADAILY.COM ** Proyek Dam Kapao, sebagai salah satu kegiatan rehabilitasi dan  rekonstruksi (rehab rekon) pascabanjir yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bima dengan nilai fantastis segera dikebut pengerjaannya.

Diberitakan dari laman resmi Pemkot Bima, Walikota Bima, Quraish H. Abidin, secara khusus menyampaikan arahan terkait fungsi proyek DAM Kapao tersebut. Sedangkan terkait nilai pembangunannya yang besar, dijelaskan oleh Kasi Rehabilitasi BPBD Kota Bima, Awan Darmawan yang juga bertindak selaku PPK.

“Proyek ini dibiayai dana hibah rehab rekon yang pengerjaannya dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima,” kata Awan Darmawan.

Berdasarkan data di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bima Rekonstruksi Dam Kapao, Kelurahan Lampe dibiayai anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 dengan nilai pagu sebesar Rp 5.663.000.000.

Walikota tak hanya meninjau proyek Dam Kapao, tetapi juga Gedung Budaya yang dahulunya adalah GOR Mini di Raba, serta lahan di Kelurahan Sambinae yang direncanakan untuk relokasi warga pemilik rumah di bantaran sungai.

Pada kesempatan tersebut, walikota mengingatkan Dinas teknis bahwa kegiatan pembangunan Kota Bima saat ini berpacu dengan waktu. Percepatan pembangunan tersebut terkait dengan cuaca.

“Prediksi BMKG, musim hujan tahun ini akan dimulai pada bulan November. Namun rupanya bulan Oktober ini kita sudah mulai memasuki musim penghujan. Maka kegiatan pembangunan harus dipacu,” kata Quraish

Dalam peninjauan tersebut walokota itu didampingi perwakilan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima.