Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bima, Farid: Manfaatkan Akreditasi Sebagai Sarana Menyerap Pengetahuan

Dua Puskesmas Kota Bima sedang menuju akreditasi Menyusul puskesmas Mpunda yang sudah lebih dulu pada tahun 2016 lalu. (Sumber: Pemkot Bima).

Bima, SUMBAWADAILY.COM ** Kegiatan survei yang dilakukan oleh tim Surveyor dari Kementerian Kesehatan RI diharapkan dapat dimanfaatkan oleh jajaran Dikes dan Puskesmas di Kota Bima untuk menyerap pengetahuan sebanyak-banyaknya. Sekaligus sebagai ajang mengevaluasi dan mengidentifikasi tantangan-tantangan dan potensi yang ada.

Hal tersebut diungkapkan Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Farid saat acara penerimaan sekaligus perkenalan tim surveyor puskesmas yang dilaksanakan di aula Hotel Marina beberapa waktu lalu.

Seperti diberitakan laman resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, dua puskesmas di Kota Bima yakni Puskesmas Rasanae Timur dan Puskesmas Penanae sedang dalam tahap penilaian untuk akreditasi yang dilakukan langsung oleh tim surveyor dari Kementrian Kesehatan RI.

Akreditasi kedua puskesmas ini menyusul Puskesmas Mpunda yang sudah diakreditasi dengan kategori Akreditasi Dasar pada tahun 2016. Selanjutnya akan disusul Puskesmas Paruga bulan November. Dan tahun 2018 mendatang akan dilanjutkan dengan Puskesmas Kolo.

Dalam pelaksanaan akreditasi, Tim Surveyor mengingatkan pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam pelaksanaan persiapan akreditasi Puskesmas. Stakeholders inilah yang menjadi pendukung sekaligus tim uji pertama yang menilai apakah puskesmas tersebut sudah ada kemajuan dalam pelayanan masyarakat, tepat sasaran dan memiliki prinsip berkemajuan serta inovatif.

Mengingat pentingnya penilaian ini, Farid menekankan kepada pimpinan Dikes dan puskesmas di Kota Bima untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, agar bisa melaksanakan fungsi pelayanan secara optimal.

“Lintas sektor tersebut diantaranya; camat, lurah, dan RT/RW, rumah sakit pemerintah dan swasta, TNI dan kepolisian, tokoh agama, organisasi wanita dan organisasi pemuda, pihak swasta, dan sekolah serta masyarakat sekitar,” terangnya.